Beranda » Uncategorized » Menemukan Jalan Lurus

Menemukan Jalan Lurus

(Disadur utuh dari http://www.akupercaya.com)

>>
>> Awalnya saya mengenal Isa Almasih berawal dari kejadian yang hampir
>> tidak masuk akal. Bermula dari kerusuhan mei 1998 pada waktu itu .
>>
>> Sebelum saya mengenal Isa Almasih , saya di didik oleh orang tua saya
>> maupun para ulama baik di bangku sekolah , musholla , maupun masjid
>> bahwa orang di luar penganut Islam adalah kafir dan Islam merupakan
>> ajaran yg paling benar dari segala kitab yang ada di muka bumi ini , dan
>> yang paling utama apabila ada di antara kami yg dapat mengenyahkan
>> penganut di luar Islam , adalah merupakan suatu pahala yg besar , sebab
>> menurut apa yg telah mereka ajarkan kepada saya intinya adalah penganut
>> di luar Islam merupakan jamaah syaithon yang harus segera di musnahkan
>> dari muka bumi ini , dan bahaya yg paling besar pada saat itu adalah
>> kaum nashara (Nasrani) yang selalu berkembang di Indonesia secara
>> perlahan lahan , yang mana pada saat itu saya selalu di cekoki pelajaran
>> yg terdapat di dalam quran maupun hadist , begitulah bagaimana sikap
>> saya yang bagaikan iblis semula sebelum mengenal Isa Almasih yang mulia
>> di bumi maupun akhirat dengan kasihNya .
>>
>> Dan pada suatu waktu tepatnya awal kerusuhan mei 1998 , saya bersama
>> kawan2x saya (penganut Islam) mengendarai sepeda motor beramai – ramai
>> dengan tujuan untuk menjarah toko2x milik non muslim , sebelum kami
>> berangkat melakukan hal tersebut , sebenarnya saya enggan mengikuti
>> mereka karena keluarga kami pun orang yg hidup di atas rata2x dan hal
>> tersebut sepertinya merupakan sesuatu yg memalukan , dan pada saat itu
>> saya telah menyelesaikan study di perguruan tinggi dan saya masih dalam
>> status penggaguran dan hal inilah yg membuat saya mengikuti ajakan teman
>> saya , terutama apalagi bila ada salah satu dari mereka berteriak mari
>> kita hancurkan para kafir , hal inilah yg membuat semangat saya menggebu
>> gebu.
>>
>> Sampai pada suatu saat kami telah sampai di depan toko yg bernama El –
>> Shadai , dan kami yakin bahwa toko itu adalah toko milik kafir Nasrani ,
>> dan akhirnya kamipun melempari toko tsb sambil meneriakan Allahuakbar
>> bersama2x , dan meneriakan kafir keluar lu dari dalam toko lu , dan pada
>> waktu itu ada beberapa orang yg berhamburan keluar , dan salah satu dari
>> mereka mengendarai motor untuk melarikan diri dari kami , dan pada saat
>> itu lah kami melihat pria itu mengenakan kalung salib di lehernya , lalu
>> teman saya yang bernama sultan (nama samaran) berseru kepada saya ndry
>> mari kita kejar dia , saya pun bergegas untuk membonceng teman saya ,
>> sebelum saya membonceng motor kawan saya , saya mengambil sepotong besi
>> .
>> Dan akhirnya kami pun mengejar pria itu , dan yg mana pada waktu itu
>> keadaan di jalan sangat carut marut , tetapi pria itu tetap menancap gas
>> , mungkin saking takutnya berusaha menyelamatkan diri dari kejaran kami
>> , dan kawan saya pun mempercepat laju motornya , berhubung motor yg kami
>> tuggangi adalah motor king sedangkan pria tsb menggunakan motor bebek ,
>> maka perlahan2x kami dapat menyusulnya.
>>
>> Dan pada suatu saat pria itu membelokkan motornya pada persimpangan
>> dengan cepatnya , dan pada saat itulah kami tidak tahu darimana mobil
>> tersebut datang , seingat saya kamipun akhirnya menabrak mobil tersebut
>> , dan saya serasa terbang di udara dan sesudah itu saya tidak dapat
>> memahami lagi .
>>
>> Pada waktu saya sadar , saya melihat banyak kerumunan di sekitar saya,
>> dan dengan reflek saya mencari teman saya , untuk melihat kondisinya,
>> lalu saya pun memisahkan diri untuk mencari teman saya dari kerumunan
>> orang tersebut , tetapi saya tidak tahu mengapa orang tersebut masih
>> berkerumun di tempat saya berada tadi .
>>
>> Lalu saya pun melangkah ke jalan , dan saya mendapati kerumunan di
>> sisi jalan yg lain , dan saya pun berpikir itu pasti teman saya , lalu
>> saya pun melangkah mendekatinya , tiba tiba saya berhenti sontak di
>> tengah jalan , karena saya melihat di beberapa kerumunan teman saya ,
>> saya melihat teman saya jadi dua , dan ada banyak orang yg berwajah
>> bengis dan hewan kurus seperti anjing yg hendak memperebutkannya , lalu
>> saya mengucek mata saya sebab saya pikir saya masih belum sadar ,
>> setelah itu saya melihat teman saya yang ada dua tersebut , salah
>> satunya di seret2x oleh mereka untuk keluar dari kerumunan tersebut ,
>> dan teman saya itu berteriak ndry , ndry tolong saya , saya pun tak
>> berani melangkah karena saya takut , dan saya tetap diam terpaku di
>> tengah jalan raya tersebut .
>>
>> Dan pada waktu itu ada sinar datang dari sebelah kanan saya , dan
>> waktu saya menoleh ternyata mobil ambulance pas di samping kanan saya
>> dan menabrak saya , dan saya pun tersontak dan menyebut Masyaallah
>> sambil memejamkan mata , tetapi mobil itu serasa melintasi tubuh saya ,
>> lalu sayapun membuka mata saya dan dengan reflek saya memegang tangan
>> saya sendiri , lalu saya pun melihat mobil ambulance tersebut berhenti
>> pas di tempat saya jatuh tadi .
>>
>> Dan yang membuat saya terdiam seribu bahasa , ketika saya melihat
>> tubuh saya di masukkan ke dalam ambulance tersebut , hal ini yg membuat
>> saya seperti gila , sayapun akhirnya berlari tanpa tujuan dan saya tidak
>> berani mendatangi kerumunan di mana saya jatuh sebelumnya , karena saya
>> takut setelah melihat kejadian teman saya .
>>
>> Tidak jelas kemana saya berlari tiba tiba saya sampai di sebuah taman
>> , dan saya duduk dan menangis , apakah saya sudah mati , saya terus
>> mencubit cubit tangan saya , tapi saya tidak merasakan apapun , lalu
>> saya menangis lebih keras , dan sayapun tersungkur menangis di atas
>> tanah , dan pada saat saya tersungkur saya melihat sepasang kaki di
>> depan mata saya , dan saya pun sontak mundur kebelakang , karena saya
>> teringat langsung apa yg di alami teman saya , tapi pada saat saya mau
>> bangun dan melarikan diri saya seperti lumpuh tidak bias bergerak , dan
>> saya pun memberanikan diri untuk menatap siapakah yg di depan saya ,
>> tapi saya tidak bias melihat wajahnya karena sangat silau , dan hal itu
>> membuat saya pasrah dan menundukkan muka .
>>
>> Lalu orang yg berpakaian putih di depan saya itu pun bertanya kepada
>> saya ” nak mengapa engkau menganiaya AKU ” lalu saya pun menjawabnya ”
>> setan pergi kau jangan ganggu saya ” sayapun akhirnya mengucapkan ayat2x
>> kursi untuk mengusirnya .
>>
>> Lalu Dia pun berkata lagi ” nak mengapa engkau menganiaya Aku ”
>> sayapun masih melapatkan ayat kursi di bibir saya , dan saya mengucapkan
>> ya allah usirlah setan itu dari hadapanku .
>> Lalu Dia berkata lagi ” nak apakah kesalahanKu hingga kau menganiaya
>> Aku ”
>>
>> Lalu setelah saya sadar ayat kursi tidak ampuh untuk menghadapiNya
>> akupun tersungkur di bawah kakiNya dan menangis tersedu sedu dan
>> akhirnya akupun menjawabnya ” saya tidak tahu kenapa saya melakukannya ,
>> maafkanlah saya ” dan saya pun meraung2x di bawah kakinya . Dan diapun
>> berkata bangunlah , jangan takut , peganglah tanganKu .
>>
>> Dan sayapun berdiri di depanNya sambil menundukkan muka saya (dan pada
>> waktu itu sayapun masih berpikir bagaimana cara melarikan diri dariNya)
>> , sepertinya Dia tahu pikiran saya , dan Dia berkata lagi jangan takut
>> akan Aku , karena Aku lembut dan murah hati . Dan akhirnya saya pun
>> memberanikan diri untuk menatapNya , saya merasakan kesedihan yg ada di
>> hati saya menjadi sirna seketika , dan saya pun memberanikan diri untuk
>> bertanya kepadaNya ” Siapakah kamu sesungguhnya ” lalu Dia menjawab ”
>> Akulah yang selalu di perdebatkan oleh banyak anak manusia , Akulah
>> jalan yang lurus , Akulah yang telah membangkitkan orang dari kematian ”
>> , setelah saya mendengar Dia berkata ” Akulah yang telah membangkitkan
>> orang dari kematian ” sayapun langsung tersadar bahwa Dialah Isa Almasih
>> atau Yesus Kristus yang banyak sekali di puja puja oleh kaum Nasrani
>> sebagai TuhanNya , lalu sayapun tersungkur di di bawah kakinya kembali
>> dan pada saat itu secara tak sadar saya memperhatikan kakiNya yg
>> mempunyai tanda berlobang bekas luka , dan saya pun berkata ” ya Nabi
>> Isa , ampunilah segala sesuatu yang pernah saya perbuat terhadap
>> pengikutMu “, ampunilah saya , dan sayapun menangis kembali karena
>> merasa berdosa terhadapNya , lalu dia pun berkata ” Mengapa kamu
>> menganiaya mereka ” sayapun menjawabNya “saya tidak tahu , atau mungkin
>> karena mereka menganggapmu Allah , dan menduakan Allah ” lalu Dia pun
>> berkata ” Segala apa yang ada padaKu adalah milik BapaKu yang di Sorga ,
>> dan segala apa yang ada pada BapaKu di Sorga adalah MilikKu juga ,
>> karena olehNya segala kekuasaan baik di bumi maupun di sorga telah di
>> serahkanNya kepadaKu , karena Aku dan Bapa adalah satu ” begitu juga kau
>> , kau sekarang adalah milikKu .
>>
>> Sayapun masih menangis di bawah kakiNya pada saat Dia menerangkan
>> tentang siapa diriNya sebenarNya , yaitu Dia adalah Allah itu sendiri ,
>> lalu sayapun berkata ” Ya Isa Allahku ampunilah segala sesuatu yang
>> pernah saya lakukan ” di sinilah saya pertama kali menyatakan Isa adalah
>> Allah saya , lalu Isa Almasih berkata , pulanglah dan beritakanlah
>> tentang Aku , apa yang pernah kau lihat ” Aku akan menyertai kalian
>> semua hingga zaman akhir ”
>>
>> Dan pada saat itu pula sontak saya terbangun , ternyata saya sudah
>> berada di Rumah Sakit tepatnya ruang ICU kurang lebih selama 2 minggu
>> dalam keadaan koma , pada saat saya terbangun saya langsung menangis dan
>> menyebut ya Isa ya Tuhanku ampunilah saya , pada saat itu ibu dan
>> saudara2x saya sedang menunggu di luar dan bergegas masuk saat mendengar
>> suara saya , tetapi kebanyakan dari mereka heran mengapa saya menyebut
>> Isa sebagai Tuhan saya , dan banyak di antara mereka yg menganggap saya
>> kerasukan iblis dengan jalan membaca ayat kursi bersama sama, hal inilah
>> yg membuat saya tertawa terpingkal2x pada saat ini ketika mengingat
>> mereka melakukan hal tersebut .
>>
>> Akhirnya sayapun di bawa pulang ke rumah setelah kondisi saya membaik
>> , dan pada saat itu merupakan kegoncangan iman yg terbesar dalam hidup
>> saya tentang apa yg pernah saya percayai sebelumnya yg selalu penuh
>> dengan kekerasan , iri, dan dengki , dan saya mengingat tentang
>> pertemuan saya dengan Tuhan kita Yesus Kristus betapa baiknya dia
>> terhadap saya , Dia tahu saya telah menganiaya pengikutNya seharusnya
>> Dia memenggal kepala saya tetapi Dia malah mengampuni saya dan
>> mengembalikan Roh saya menyatu kembali dengan jiwa dan tubuh saya .
>>
>> Padahal ibu saya pernah berkata bahwa pada saat saya di rumah sakit
>> dokter telah mengatakan bahwa saya telah mengalami pendarahan otak dan
>> mustahil bisa di sembuhkan , dan sekalipun saya sembuh saya akan
>> mengalami kelumpuhan total , banyak para dokter yg merasa aneh pada
>> kejadian saya yg ajaib , dan apabila mereka bertanya saya hanya menjawab
>> Isa / Yesus Kristus lah yg menyembuhkan saya , kadang2x hal ini membuat
>> mereka yg belum menerima Yesus di dalam hatinya menganggap saya
>> kerasukan iblis , begitu juga saudara2x saya maupun bapak saya sendiri,
>> sehingga sering bapak saya mengundang para kiai maupun dai untuk
>> mengotbahi saya , lalu saya bertanya kepada mereka sudahkah kalian
>> pernah merasakan kematian, merekapun jawab belum , lalu sayapun
>> bilang kepada mereka , percayalah kepada Isa , karena Isa lah yg
>> menyelamatkan saya dari kematian, akhirnya banyak dari antara mereka
>> yg pergi dengan hati yg dongkol .
>>
>> Untungnya bapak saya merupakan Muslim yg liberal , dan akhirnya sayapun
>> menceritakan tentang semua kejadian yg pernah saya alami pada waktu itu
>> (mungkin bapak saya mendengarkannya dengan cara masuk kuping kiri ,
>> keluar kuping kanan ) dan akhirnya bapak saya berkata seandainya apa yg
>> saya alami itu memang benar maka saya (bapak saya ) akan mengucap sukur
>> kepada nabi Isa yg telah menyelamatkan saya , dan sayapun selalu
>> berdebat dengan bapak saya , sampai akhirnya saya berkata kepada bapak
>> saya ” sungguh apa yang semua saya alami adalah benar karena saya
>> melihatnya dengan kepala dan mata saya sendiri ” dan bapak sayapun
>> bilang bagaimana mungkin kamu melihatNya, orang pada saat itu bapak
>> bersama ibumu selalu menunggui kamu di rumah sakit, kapan kamu
>> keluar dan bertemu denganNya tahukah kamu ndry semua itu karena
>> ridho allah titik , pada waktu itu saya pun bingung menjawab pertanyaan
>> yg di lontarkan bapak saya kepada saya , ibu saya pun menangis dan
>> memeluk saya ketika melihat kami berdebat dengan keras, dan menyuruh
>> saya diam dan meninggalkannya, dan tanpa sebab saya berkata kepada
>> bapak saya ” ya benar Isa Almasih adalah Tuhan saya sekarang ini,
>> pelangi adalah saksi apa yg pernah saya katakan ” lalu
>> bapak saya tertawa menyindir kepada saya , di musim kemarau begini mana
>> mungkin ada pelangi , dan sayapun akhirnya pergi meninggalkan tempat
>> saya berdebat dengan ayah saya itu dan menuju pintu rumah untuk pergi
>> keluar .
>>
>> Pada saat saya di luar rumah sayapun menangis dan berbicara sendiri ”
>> ya Isa Tuhanku mengapa begitu keraskah hati bapak saya seperti batu ”
>> lalu saya pun mendongak ke atas langit , dan aneh nya saya melihat
>> pelangi , lalu saya menangis dengan penuh suka cita , lalu sayapun lari
>> kembali ke dalam rumah untuk menemui bapak saya , dan saya memanggilnya
>> untuk menunjukkannya , setelah bapak saya melihat pelangi tersebut
>> diapun diam seribu bahasa . dan setelah kejadian itu bapakku seperti
>> mengalami kegoncangan iman , seperti yg pernah saya alami sebelumnya .
>>
>> Sayapun mulai mencari lebih dalam tentang siapa Isa Almasih sebenarnya
>> melalui Al-Quran maupun hadist dan saya menemukan hal2x yg membuat saya
>> terharu :
>>

*************
mod note:
sori, tidak boleh ada ayat kitab suci agama lain.
ini aja sudah termasuk thread yg bisa bikin ‘panas’.
kesaksian itu bagus, tapi kita tidak hendak mencari permusuhan dengan umat beragama lain.
*************

>>
>> Dan sayapun akhirnya menelusuri dan mencari segala hal tentang Isa
>> Almasih Tuhan kita , dan akhirnya sayapun berpikir bahwa saya harus
>> mendapatkan Injil itu sendiri untuk memahami siapa Isa Almasih itu
>> sesungguhNya , ada keinginan yang sangat kuat di hati saya untuk
>> mendapatkannya (Injil) , lalu saya pun teringat akan toko yang pernah
>> kami (saya bersama kawan saya dulu ) rusakkan yaitu toko buku El –
>> Shadai , lalu sayapun pergi kesana .
>>
>> Pada saat saya sampai di toko tersebut , toko itu masih kelihatan
>> rapi, baik kaca2x nya yg dulu kamu lempari dengan batu hingga pecah ,
>> telah rapi terenovasi kembali , lalu sayapun menghampiri toko tersebut
>> dan akhirnya saya berbicara dengan salah satu penjaganya ” mbak apakah
>> anda menjual Injil ” ya jawabnya , lalu penjaga itu pun mencarikan Injil
>> tersebut , lalu dia pun menyerahkan kepada saya Kitab Perjanjian Baru ,
>> lalu saya bertanya lagi kepadanya , apakah ini Injil Isa Almasih punya ?
>> , mbak penjaga itupun berkata sambil tertawa kecil ,’ iya Perjanjian
>> Baru itu adalah Injil , lalu mbak itu pun berkata kepada saya ” Apakah
>> kamu non Kristen ??” , sayapun bingung menjawabnya , karena agak takut
>> oleh sebab sebelumnya , seandainya mbak itu tahu apabila saya muslim
>> mungkin dia akan benci kepada saya , pikir saya dalam hati , akhirnya
>> dengan berat hati sayapun menjawabnya ” Ya saya muslim ” sambil saya
>> menundukkan muka , lalu mbak itu pun berkata ah itu tak masalah bagi
>> kami
>> sambil tersenyum , hal ini yang membuat saya heran kenapa mereka yg
>> begitu ramah bisa kami benci tanpa sebab sebelumnya ? , lalu sayapun
>> bertanya kepada dia , mbak adakah buku2x tentang kisah nabi2x menurut
>> Kristen , lalu mbak itupun mencarikannya , sesudah itu sayapun
>> mananyakan harga totalnya untuk membayar buku2x tersebut , dan
>> sebelumnya saya pun bertanya kepadanya ” mbak apakah ada di antara
>> pegawai toko ini yang celaka pada saat kerusuhan sebelumnya , mbak
>> itupun menjawab saya ” pada waktu kejadian tersebut toko ini telah kami
>> tutup lebih awal kira2x jam sepuluh pagi ” lalu saya bertanya lagi ”
>> apakah ada yg menempati toko ini sebagai tempat tinggal ?” ah tidak mas
>> jawabnya , hanya satpam yg menjaga toko2x di sekitar kami , itupun juga
>> mereka hanya menjaga di luaran saja untuk keamanan sekitarnya . Hal ini
>> yang membuat saya sangat bingung dalam hati , seingat saya waktu kami
>> merusak dan menjebol toko ini pada waktu petang hari masih ada beberapa
>> orang yg di dalamnya
>> , sedangkan mbak itu bilang toko telah tutup sejak jam 10 pagi dan
>> tidak ada satupun penghuni yg menempatinya , lalu siapakah di antara
>> mreka yg kami kejar pada waktu itu ? , hal ini yang membuat saya heran
>> hingga sekarang , seandainya apabila saya menemui pria yg kami kejar2x
>> dulu , mungkin saya akan berlutut untuk meminta maaf kepadanya .
>>
>> Dan akhirnya sayapun kembali kerumah , dan sayapun mulai membaca Injil
>> satu persatu di kamar saya , saya sangat terenyuh ,sedih ,dan bangga
>> pada saat saya membaca kisah Injil , betapa mulianya segala sesuatu yang
>> pernah di perbuat oleh Isa Almasih / Yesus Kristus , begitu pun juga
>> ucapan2x nya yang bagaikan pisau belati langsung menusuk hati
>> mengajarkan tentang kasih yang tulus , kerendahan hati , maupun
>> keselamatan , hal ini yang belum pernah saya peroleh sebelumnya semenjak
>> saya hidup di muka bumi , yang mana sebelumnya saya menganggap diri kami
>> sebagai muslim adalah yg tertinggi dari golongan lain kafir yang mana
>> para golongan kafir itu harus tunduk kepada kami yaitu para penganut
>> Islam , sebab ada di quran yg mengatakan ” hanya penganut Islam lah yang
>> masuk Sorga” dan hal ini sangat tidak masuk akal , bagaimana mungkin
>> nabi2x sebelum Muhammad bisa di sebut Islam , karena mereka pun tidak
>> pernah sekalipun mengucapkan kalimat syahadat , dan juga pada saat saya
>> mengalami kejadian yg aneh di mana roh saya berpisah dengan tubuh saya
>> pada waktu kecelakaan dan mengalami koma , kenapa yg menemui saya
>> justeru Isa Almasih / Yesus Kristus . Dan akhirnya sayapun menyerahkan
>> diri saya sepenuhnya untuk menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan saya dan
>> Juruselamat saya , dan pada tanggal 27 oct 2000 saya pun di baptis dalam
>> nama Anak,Bapa , dan Roh Kudus halleluya saya telah menerima kasih
>> karunianya , baik susah maupun senang Tuhan Yesus selalu menyertai saya
>> Amin . Shallom
>>
>> Solo , Indonesia , 3 mei 2006
>> Nama asli saya Ahmad Andryansah bin Abdul Jalil dan saya akhirnya
>> mengganti nama saya menjadi Christian Andryansah.
>>
>> —————————————————————————-
>> Kesaksian ini dikirmkan oleh teman saya melalui email, terlepas dari
>> benar
>> tidaknya kesaksian ini……janganlah menjadi masalah bagi kita.
>> Tugas kita adalah : hiduplah penuh dengan kasih, sebagaimana Dia telah
>> mengasihi saya dan saudara.
>> Berbahagialah kita yang hidup rukun, mencari kebenaran tanpa
>> mencela/menghujat agama lain.
>>Kalau ada teman saudara yang dari sebrang yang mereka menanyakan atau
>>menentang kebenaran Yesus Tuhan kamu kirim e-mail ini aja.

>>Tuhan Memberkati Saudara dan Saya”Halleluya Amin”.

+++ Shalom Aleikhem+++

harnold

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s